Blog Arity

Arity Akuisisi INRIX, Data Lalu Lintas dan Asuransi Bertemu

Ditulis oleh Merakit Indonesia

6 menit baca

Arity Akuisisi INRIX, Data Lalu Lintas dan Asuransi Bertemu
Daftar isi· 8 bagian
  1. 1Apa yang diumumkan Arity dan INRIX
  2. 2Cara kerja data lalu lintas
  3. 3Dua jenis data yang disatukan
  4. 4Pertanyaan privasi pada data lokasi
  5. 5Apa artinya bagi organisasi Anda?
  6. 6Pertanyaan yang sering muncul
  7. 7Penutup
  8. 8Sumber

Arity, perusahaan data mobilitas milik asuransi Allstate, menandatangani perjanjian pada 16 Oktober 2026 untuk membeli hampir seluruh aset INRIX, penyedia data lalu lintas dan analitik mobilitas. Harga belum diumumkan, dan penutupan transaksi ditargetkan pada 2026. Langkah ini mempertemukan data perilaku berkendara dengan data jaringan jalan.

Apa yang diumumkan Arity dan INRIX

Menurut siaran pers Arity, perjanjian itu bersifat definitif dan mencakup “substantially all”, atau hampir seluruh, aset INRIX. Kedua pihak tidak membuka nilai transaksi. Penutupan diharapkan terjadi pada 2026 dan masih bergantung pada persyaratan penutupan yang lazim.

Arity berdiri pada 2016 dan berkantor pusat di Chicago. Perusahaan ini mengaku memiliki lebih dari tiga triliun mil data berkendara, yang diolah menjadi informasi bagi perusahaan asuransi, merek, dan mitra sektor publik untuk keputusan harga, risiko, pemasaran, dan keselamatan. INRIX berdiri pada 2004 dan berbasis di Bellevue, Washington, menurut CollisionWeek. Salah satu pendirinya, Bryan Mistele, menjabat sebagai CEO.

Presiden Arity, Gary Hallgren, menjelaskan alasannya dengan satu kalimat: “Transportation operates as one connected system”. Siaran pers itu menyebut kedua tim memiliki keahlian yang saling melengkapi, dan transaksi ini sejalan dengan investasi Allstate di bidang data, analitik, dan kecerdasan mobilitas.

Cara kerja data lalu lintas

Peta yang menunjukkan ruas merah dan hijau pada umumnya disusun dari banyak titik kecil. Setiap ponsel atau kendaraan terhubung yang bergerak mengirim posisi dan kecepatan. Setelah ribuan titik dikumpulkan dan dibersihkan, sistem dapat memperkirakan kecepatan rata-rata tiap ruas jalan dan membandingkannya dengan kondisi biasanya pada jam yang sama. Siaran pers INRIX menyebut bahan bakunya adalah data besar dari perangkat dan kendaraan terhubung, yang diolah dengan pembelajaran mesin dan AI.

Hasilnya dipakai di dua arah. Pengguna jalan memperoleh perkiraan waktu tempuh, sedangkan lembaga dan perusahaan memperoleh analisis yang lebih dalam, misalnya titik kemacetan yang berulang atau dampak penutupan jalan terhadap ruas di sekitarnya.

Dua jenis data yang disatukan

INRIX menyusun informasi mobilitas dari data perangkat dan kendaraan terhubung, lalu mengolahnya dengan pembelajaran mesin dan AI. Menurut Highways News, bidang kerjanya meliputi lalu lintas, parkir, analitik jalan, dan infrastruktur transportasi. Pelanggannya mencakup lembaga publik, bisnis, pembuat kendaraan, penyedia layanan mobilitas, dan perusahaan teknologi.

Arity berangkat dari sisi yang berbeda. Datanya menggambarkan perilaku berkendara, seperti kebiasaan mengerem atau kecepatan, dan dipakai untuk menilai risiko. Sederhananya, INRIX menjelaskan kondisi jalan, sedangkan Arity menjelaskan perilaku pengemudi di jalan itu.

Perbandingan fokus data Arity dan INRIX: pertanyaan yang dijawab, sumber data, dan pengguna utama

Kedua kumpulan data saling melengkapi karena risiko berkendara bergantung pada kondisi jalan. Pengemudi yang sering mengerem keras di ruas padat berbeda artinya dengan pengemudi yang melakukannya di jalan lengang. Kedua pihak menyebut gabungan ini akan memberi gambaran yang lebih luas tentang interaksi manusia, kendaraan, barang, dan jalan. Gambaran itu dapat dipakai asuransi untuk mengelola risiko, bisnis untuk menggerakkan barang, dan otoritas publik untuk keselamatan jalan serta perencanaan infrastruktur, menurut Highways News.

Belum ada keterangan tentang produk baru hasil penggabungan itu. Rencana integrasi data, nasib produk INRIX yang sudah ada, dan jadwal peluncuran layanan gabungan belum diumumkan.

Pertanyaan privasi pada data lokasi

Data mobilitas berasal dari orang sungguhan. Jejak perjalanan dapat menunjukkan tempat tinggal, tempat kerja, dan kebiasaan harian seseorang, sehingga pengolahannya memerlukan dasar yang jelas dan persetujuan yang dipahami penggunanya. Siaran pers dan liputan yang dibaca tidak menjelaskan cara kedua perusahaan akan menggabungkan data dan melindungi privasi setelah transaksi selesai. Hal itu layak dicermati ketika rinciannya diumumkan.

Ada pula pertanyaan tentang kepemilikan. CollisionWeek menggambarkan transaksi ini sebagai masuknya data lalu lintas, jalan, dan jaringan transportasi INRIX ke dalam bisnis analitik milik perusahaan asuransi. Pelanggan INRIX dari kalangan pemerintah dan industri otomotif kemungkinan ingin mengetahui apakah syarat layanan, jaminan keamanan data, dan cara data dibagikan tetap sama. Jawabannya belum tersedia, sehingga lebih bijak menunggu pengumuman resmi daripada menarik kesimpulan.

Di Indonesia, data lokasi yang dapat dikaitkan dengan seseorang termasuk data pribadi. Pengelolanya terikat Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, yang mensyaratkan dasar pemrosesan yang sah, salah satunya persetujuan. Organisasi yang mengumpulkan data perjalanan perlu menetapkan tujuan, masa simpan, dan pihak yang berhak mengakses sejak awal.

Apa artinya bagi organisasi Anda?

Transaksi di Amerika Serikat ini tidak mengubah apa pun secara langsung bagi organisasi di Indonesia. Namun, arahnya relevan untuk tiga kelompok.

Dinas perhubungan dan pemerintah daerah. Data lalu lintas yang akurat membantu menentukan simpang yang perlu dibenahi, pengaturan lampu lalu lintas, dan rute angkutan umum. Di kota yang sedang menata angkutan massal, data waktu tempuh sebelum dan sesudah perubahan rute menunjukkan apakah kebijakan itu berhasil. Sebelum membeli atau membangun sistem, tetapkan dahulu pertanyaan kebijakan yang ingin dijawab, lalu pastikan datanya dapat dibagikan antarinstansi. Prinsip ini sejalan dengan pembahasan Satu Data Indonesia dan interoperabilitas antarinstansi. Dukungan teknisnya tersedia lewat solusi pemerintahan digital.

Perusahaan asuransi dan pembiayaan kendaraan. Data berkendara dapat menjadi dasar penilaian risiko yang lebih rinci daripada usia atau jenis kendaraan. Pendekatan ini hanya sehat bila pelanggan mengetahui data apa yang direkam dan manfaat apa yang mereka terima. Pelanggan yang mengemudi dengan hati-hati, misalnya, wajar menanyakan apakah kebiasaan itu tercermin pada tarif mereka, dan perusahaan perlu menyiapkan jawabannya sebelum meluncurkan program serupa. Gambaran layanan untuk sektor ini ada di solusi jasa keuangan.

Logistik dan ritel. Armada pengiriman menghasilkan data posisi dan waktu tempuh setiap hari. Menggabungkannya dengan data kondisi jalan dapat memperbaiki perkiraan jam tiba dan pemilihan rute. Toko daring yang menjanjikan pengiriman di hari yang sama, misalnya, memerlukan perkiraan yang realistis agar janji kepada pelanggan tidak sering meleset. Bagi bisnis dengan armada sendiri, langkah awalnya adalah merapikan data yang sudah ada melalui layanan analitik data.

Empat langkah menilai kesiapan data mobilitas: tetapkan pertanyaan, petakan sumber data, atur persetujuan dan akses, ukur hasil

Organisasi kecil tidak perlu memulai dari proyek besar. Satu pertanyaan yang jelas dan satu sumber data yang sudah tersedia, seperti catatan perjalanan armada selama satu bulan, sudah cukup untuk menguji apakah analitik mobilitas memberi manfaat nyata. Apa pun sektornya, urutan kerjanya serupa. Tetapkan pertanyaan yang ingin dijawab, petakan sumber data yang sudah dimiliki, atur persetujuan dan hak akses, lalu ukur hasilnya dengan satu indikator yang jelas, seperti waktu tempuh rata-rata atau jumlah titik rawan kecelakaan.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa yang dibeli Arity dari INRIX?

Arity menyetujui pembelian hampir seluruh aset INRIX, termasuk bisnis data dan analitik mobilitasnya. Nilai transaksi belum diumumkan, dan penutupan diharapkan pada 2026.

Apakah transaksi ini sudah selesai?

Belum. Kedua perusahaan baru menandatangani perjanjian pada 16 Oktober 2026, dan penutupan masih bergantung pada persyaratan yang lazim. Siaran pers menyebut penutupan baru ditargetkan, dan belum ada keterangan perubahan pada layanan kedua perusahaan.

Apakah layanan INRIX akan berubah?

Belum diumumkan. Sumber yang dibaca tidak menjelaskan nasib produk maupun pelanggan INRIX setelah transaksi. Pengguna layanannya sebaiknya menunggu keterangan resmi dari kedua perusahaan.

Penutup

Akuisisi ini menunjukkan bahwa data perilaku berkendara dan data jaringan jalan makin dipandang sebagai satu paket informasi. Dampaknya bagi pasar Indonesia akan bergantung pada seberapa luas layanan gabungan itu ditawarkan di luar Amerika Serikat, hal yang sampai kini belum diumumkan. Organisasi yang ingin memanfaatkan data operasional, dari armada hingga lalu lintas kota, dapat berdiskusi dengan tim Merakit lewat halaman layanan analitik data atau kontak kami.

Sumber

Ringkasan dalam satu gambar

Simpan atau bagikan ke tim Anda.

Unduh
Infografis ringkasan: Arity Akuisisi INRIX, Data Lalu Lintas dan Asuransi Bertemu

Topik

  • Arity
  • INRIX
  • Analitik Data
  • Data Mobilitas
  • Pemerintahan Digital

Bagikan artikel ini

Diskusi dengan Tim Merakit

Punya tantangan serupa di organisasi Anda?

Ceritakan kebutuhan Anda. Tim kami bantu memetakan langkah dan solusi yang paling masuk akal, tanpa jargon.