Blog Komputasi Awan

OpenAI di Google Cloud, Tiga Model Masuk Model Garden

Ditulis oleh Merakit Indonesia

6 menit baca

OpenAI di Google Cloud, Tiga Model Masuk Model Garden
Daftar isi· 7 bagian
  1. 1Yang diumumkan Google Cloud
  2. 2Tiga model dan cara penagihannya
  3. 3Kendali data dan hal yang belum tersedia
  4. 4Apa artinya bagi organisasi Anda?
  5. 5Pertanyaan yang sering muncul
  6. 6Penutup
  7. 7Sumber

Google Cloud mulai menyediakan tiga model OpenAI, yaitu GPT-6 Astra, GPT-6.1 Sol, dan GPT-6 Luna, lewat Model Garden. Pengumuman pada 21 Oktober 2026 ini masih berupa pratinjau privat untuk pelanggan perusahaan terpilih. Tagihannya masuk ke satu faktur Google Cloud, sedangkan tarif per model belum diumumkan.

Yang diumumkan Google Cloud

Dalam pengumuman di blog Google Cloud, Michael Gerstenhaber selaku Vice President Product Management Gemini menyebut ketiga model itu sedang diluncurkan secara bertahap kepada pelanggan perusahaan terpilih. Perusahaan lain dapat menyatakan minat lewat formulir yang disediakan Google. Model Garden sendiri sudah memuat lebih dari 200 model milik Google, pihak ketiga, dan model terbuka.

Google juga menyatakan bahwa Google Cloud kini menjadi satu-satunya penyedia cloud skala besar yang menawarkan akses ke tiga keluarga model tertutup terkemuka. Itu klaim Google sendiri dan belum dinilai pihak independen. Menurut Techzine, hubungan kedua perusahaan sebelumnya berpusat pada kapasitas komputasi, dan pengumuman ini adalah kali pertama model OpenAI masuk ke daftar model di Google Cloud.

Gerstenhaber menulis, “Google Cloud has always been defined by choice, enterprise-grade governance, and market-leading price-performance.” Artinya, pelanggan dapat memilih model sesuai kebutuhan tanpa berpindah penyedia cloud.

Google menambahkan bahwa pelanggan dapat memilih dan mengganti model untuk tiap kebutuhan berdasarkan kinerja, waktu respons, dan efisiensi biaya, tanpa kontrak vendor terpisah. Sasaran utamanya adalah perusahaan yang sedang membangun agen AI dan beban kerja produksi yang perlu membandingkan beberapa model sebelum memutuskan.

Box menjadi salah satu pihak yang dikutip dalam pengumuman itu. Yashodha Bhavnani, Vice President AI Products di Box, menyatakan perusahaannya akan memberi pelanggan akses ke model OpenAI bersama kemampuan keamanan dan kepatuhan Google Cloud agar konten perusahaan lebih bernilai. Pernyataan ini menunjukkan jenis pembeli yang disasar, yaitu penyedia aplikasi dan organisasi yang mengelola banyak dokumen.

Kabar ini menyusul rilis umum Gemini 4 Argon yang kami bahas dalam artikel tentang konteks sejuta token untuk dinas. Jika Gemini 4 Argon menunjukkan arah model Google sendiri, langkah kali ini memperlihatkan Google membuka platformnya bagi model pesaing.

Tiga model dan cara penagihannya

Google menggambarkan GPT-6 Astra sebagai model untuk pekerjaan yang menuntut, seperti pemrograman, penggunaan komputer, tugas profesional, dan riset ilmiah. GPT-6.1 Sol disebut menawarkan kecerdasan yang mendekati Astra dengan biaya lebih rendah. GPT-6 Luna dirancang cepat dan hemat untuk pekerjaan sehari-hari dalam skala besar. Pembagian peran ini berasal dari Google dan belum diuji pihak ketiga.

Tabel tiga model OpenAI di Model Garden: GPT-6 Astra untuk pekerjaan berat, GPT-6.1 Sol hampir setara Astra dengan biaya lebih rendah, GPT-6 Luna cepat dan hemat, tarif ketiganya belum diumumkan

Soal biaya, Google menyatakan model OpenAI dijual langsung lewat Google Cloud Marketplace dan muncul pada satu faktur Google Cloud. Pemakaiannya dapat mengurangi komitmen cloud yang sudah ada dan dihitung dalam Flexible Savings Plans lintas penyedia model. Bagi tim keuangan, ini berarti tidak perlu kontrak terpisah dengan OpenAI untuk mencoba model tersebut.

Halaman pengumuman Google tidak memuat tarif per token. Wilayah peluncuran juga belum diumumkan, menurut liputan TechNode. Organisasi di Indonesia perlu menanyakan kedua hal ini kepada perwakilan Google Cloud sebelum menyusun anggaran.

Kendali data dan hal yang belum tersedia

Google menulis bahwa perintah, konteks, dan keluaran pelanggan tetap berada di dalam perimeter data yang ditetapkan pelanggan dan tidak pernah dipakai untuk melatih model fondasi. Model OpenAI berjalan pada infrastruktur Google Cloud khusus, dan kueri melewati gerbang terisolasi. Setiap interaksi agen dan model berjalan dengan identitas terautentikasi, dilindungi VPC Service Controls, dan tercatat dalam log audit terpusat.

Dua fitur lain masih menyusul: opsi Zero Data Retention dan Confidential Compute, yang oleh Google disebut “coming soon”. Integrasi dengan Gemini for business dan Google Antigravity juga belum tersedia. Sebaliknya, pengembang sudah dapat menyambungkan alur kerja Codex CLI dan Codex Desktop ke platform Google untuk inferensi sejak hari pengumuman.

Dua kolom status: yang sudah ada berupa tagihan lewat Marketplace, log audit terpusat, VPC Service Controls, dan Codex CLI dan Desktop; yang segera menyusul berupa Zero Data Retention, Confidential Compute, Gemini for business, dan Google Antigravity

Liputan FinanceFeeds mencatat bahwa OpenAI menyebut ketersediaan umum direncanakan dalam beberapa pekan, tanpa tanggal pasti. Selama belum ada tanggal, pratinjau privat sebaiknya diperlakukan sebagai kesempatan menguji dan jangan dijadikan dasar jadwal peluncuran layanan.

Apa artinya bagi organisasi Anda?

Bagi bank, koperasi, perusahaan pembiayaan, dan dinas yang sudah memakai Google Cloud, berita ini membuka satu jalur baru tanpa memindahkan data ke penyedia lain. Beberapa pertimbangan konkret:

  1. Pilih satu beban kerja dengan ukuran yang jelas, misalnya meringkas berkas pengajuan atau menjawab pertanyaan layanan pelanggan.
  2. Tetapkan tiga ukuran sebelum menguji: mutu jawaban, waktu respons, dan biaya per permintaan.
  3. Periksa kendali data bersama tim kepatuhan, terutama perimeter data, log audit, dan aturan pelindungan data pribadi yang berlaku di organisasi Anda.
  4. Bandingkan model dengan data uji yang sama, termasuk model Google sendiri, lalu putuskan berdasarkan hasil.

Tim hukum dan kepatuhan sebaiknya dilibatkan sejak awal. Mereka dapat memeriksa apakah jenis data yang akan diproses, misalnya data nasabah atau data kependudukan, boleh dikirim ke model pihak ketiga, serta siapa yang bertanggung jawab atas hasil keluaran model. Pertanyaan ini lebih mudah dijawab sebelum uji coba berjalan daripada setelah layanan dipakai publik.

Perlu diingat bahwa pratinjau privat berarti akses diberikan lewat seleksi. Kuota, batas laju permintaan, dan syarat layanan untuk model OpenAI belum dijelaskan dalam pengumuman, sehingga hasil uji coba hari ini belum tentu sama dengan kondisi saat ketersediaan umum tiba. Catat versi model, tanggal uji, dan konfigurasi yang dipakai supaya hasilnya dapat diulang ketika aturan final keluar.

Pertimbangan lain adalah ketergantungan pada satu penyedia. Platform yang menyediakan banyak model memudahkan perpindahan, tetapi aplikasi tetap perlu dirancang agar pemilihan model berada di satu lapisan konfigurasi, bukan tersebar di seluruh kode. Dengan begitu, mengganti model setelah tarif diumumkan cukup dengan mengubah pengaturan, tanpa menulis ulang aplikasi.

Empat langkah menguji model AI di cloud: pilih beban kerja, tetapkan ukuran, periksa kendali data, bandingkan model

Organisasi yang belum memakai cloud besar tidak perlu terburu-buru. Mulailah dari kebutuhan bisnis, lalu tentukan platformnya. Tim kami di layanan komputasi awan dan layanan kecerdasan buatan dapat membantu memetakan beban kerja yang cocok, sedangkan kebutuhan sektor keuangan, seperti audit dan pengendalian akses, dibahas di halaman solusi layanan keuangan.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah model OpenAI di Google Cloud sudah dapat dipakai semua pelanggan?

Belum. Menurut Google, ketiga model sedang diluncurkan dalam pratinjau privat untuk pelanggan perusahaan terpilih. Pelanggan lain dapat mengisi formulir minat. Liputan FinanceFeeds menyebut OpenAI merencanakan ketersediaan umum dalam beberapa pekan, tetapi tanpa tanggal.

Berapa harga ketiga model itu?

Belum diumumkan. Halaman pengumuman Google tidak memuat tarif per token. Yang dinyatakan hanyalah bahwa pemakaian ditagih lewat Google Cloud Marketplace dan dapat mengurangi komitmen cloud yang sudah ada.

Apakah data saya dipakai untuk melatih model?

Google menyatakan perintah, konteks, dan keluaran tidak pernah dipakai untuk melatih model fondasi dan tetap berada di dalam perimeter data pelanggan. Zero Data Retention dan Confidential Compute belum tersedia saat pengumuman, jadi organisasi dengan kebutuhan ketat perlu memeriksa status terbarunya.

Penutup

Masuknya model OpenAI ke Google Cloud memperluas pilihan bagi organisasi yang ingin membandingkan model dalam satu platform. Nilai sebenarnya baru terlihat setelah tarif, wilayah, dan fitur kendali data lengkap diumumkan. Sambil menunggu, menyiapkan beban kerja uji dan ukuran penilaian sudah merupakan langkah yang berguna. Jika Anda ingin berdiskusi, tim Merakit Indonesia terbuka untuk membantu.

Sumber

Ringkasan dalam satu gambar

Simpan atau bagikan ke tim Anda.

Unduh
Infografis ringkasan: OpenAI di Google Cloud, Tiga Model Masuk Model Garden

Topik

  • Komputasi Awan
  • AI Perusahaan
  • Google Cloud
  • OpenAI
  • Layanan Keuangan

Bagikan artikel ini

Diskusi dengan Tim Merakit

Punya tantangan serupa di organisasi Anda?

Ceritakan kebutuhan Anda. Tim kami bantu memetakan langkah dan solusi yang paling masuk akal, tanpa jargon.