Blog Robot Pengantar

Robot Pengantar Makanan DoorDash Mulai Diuji di Australia

Ditulis oleh Merakit Indonesia

6 menit baca

Robot Pengantar Makanan DoorDash Mulai Diuji di Australia
Daftar isi· 7 bagian
  1. 1Uji coba pertama Serve di luar Amerika Serikat
  2. 2Cara kerja pengantaran robot di trotoar
  3. 3Alasan memulai dari kawasan kampus dan kesehatan
  4. 4Apa artinya bagi bisnis ritel dan restoran?
  5. 5Pertanyaan yang sering muncul
  6. 6Penutup
  7. 7Sumber

Robot pengantar makanan milik Serve Robotics mulai melayani pesanan DoorDash di Gold Coast, Australia, pada 29 Oktober 2026. Uji coba ini menjadi layanan robot pengantar di trotoar pertama di Australia dan pasar pertama Serve di luar Amerika Serikat. Untuk tahap awal, robot hanya beroperasi di satu kawasan kampus dan kesehatan.

Uji coba pertama Serve di luar Amerika Serikat

Menurut rilis bersama Serve Robotics dan DoorDash, layanan ini dimulai di Gold Coast Health and Knowledge Precinct, kawasan yang mencakup kampus Gold Coast milik Griffith University dan fasilitas kesehatan di sekitarnya. Restoran pertama yang ikut serta adalah Gnocchi Gnocchi Brothers di Southport. Restoran lain dijadwalkan bergabung dalam beberapa pekan ke depan.

Serve bukan pemain baru di Amerika Serikat. Perusahaan ini mengoperasikan lebih dari 2.000 robot di lebih dari 40 kota di sana, menurut Reuters, dan rilis perusahaan menyebut Serve sudah mengantar pesanan dari lebih dari 4.500 restoran di Amerika Serikat. Kerja sama Serve dengan DoorDash di sana berjalan sejak 2025. Reuters juga mencatat bahwa awal tahun ini Serve menjalin kerja sama dengan Grubhub setelah hubungan panjangnya dengan Uber Eats berakhir.

Untuk Australia, Serve berencana menanamkan sekitar 500.000 dolar di kawasan tersebut dalam setahun ke depan, menurut Reuters. Perusahaan juga membuka lowongan untuk tenaga operasional dan teknisi lokal yang akan bekerja dari depo di Griffith University.

Kedua perusahaan menyebut layanan ini sebagai uji coba. Hasilnya, termasuk masukan dari warga sekitar, akan menentukan apakah wilayah layanan diperluas atau diubah. Biaya bagi pelanggan dan rencana peluncuran di negara lain, termasuk Indonesia, belum diumumkan.

Cara kerja pengantaran robot di trotoar

Pelanggan tidak perlu memasang aplikasi baru. Saat memesan lewat aplikasi DoorDash, pilihan pengantaran robot muncul di halaman pembayaran bila restoran yang ikut serta berada di dekat pelanggan dan ada robot yang sedang tersedia. Pelanggan dapat memilih atau menolak pengantaran robot.

Setelah pesanan dibuat, robot menjemput makanan di restoran lalu berjalan di trotoar menuju alamat pelanggan. Ketika robot tiba, pelanggan menerima notifikasi berisi kode unik untuk membuka kompartemen makanan yang terkunci. Media bisnis Australia SmartCompany menggambarkan robot beroda empat ini mirip kotak pendingin beroda.

Empat langkah pengantaran robot Serve lewat aplikasi DoorDash, dari memilih robot sampai membuka kompartemen dengan kode unik

Rilis tersebut juga menjelaskan beberapa aturan operasional:

  • Robot bergerak dengan kecepatan orang berjalan kaki dan memberi jalan kepada pejalan kaki.
  • Setiap robot didukung supervisor jarak jauh yang sudah dilatih.
  • Setiap robot menampilkan nomor kontak yang dapat dihubungi warga.
  • Di akhir setiap giliran kerja, robot kembali ke depo Serve di Griffith University untuk diisi daya, dirawat, dan dikirim kembali.

Bagian terakhir ini sering terlupakan dalam pembicaraan tentang robot pengantar. Robot membutuhkan tempat parkir, pengisian daya, teknisi, dan tim yang memantau dari jauh. Tanpa depo dan tim operasional, armada robot tidak dapat berjalan setiap hari.

Alasan memulai dari kawasan kampus dan kesehatan

Kawasan Gold Coast Health and Knowledge Precinct dihuni lebih dari 3.000 penduduk dan menjadi tempat belajar bagi 20.000 mahasiswa, menurut rilis tersebut. Kawasan seperti ini cenderung memiliki jarak antartitik yang pendek, banyak pejalan kaki, dan permintaan makanan yang stabil sepanjang hari. CEO dan salah satu pendiri Serve, Ali Kashani, menilai tata kota Gold Coast yang ramah pejalan kaki membuatnya cocok sebagai tempat pengujian pertama.

Fakta kawasan uji coba Gold Coast: lebih dari 3.000 penduduk dan 20.000 mahasiswa, dengan depo robot di Griffith University

Dukungan pihak setempat juga terlihat jelas. Pemerintah Kota Gold Coast, Griffith University, dan pengelola kawasan ikut mendukung uji coba ini. Wali Kota Gold Coast, Tom Tate, menyatakan bahwa kotanya ingin menjadi tempat teknologi baru dikembangkan, diuji, dan dipakai. Griffith menjadi universitas pertama yang menampung tim operasional Serve, dan kedua pihak sedang menjajaki program magang di bidang robotika, operasi sistem otonom, dan teknik lapangan.

Robot untuk jarak pendek, kurir untuk jarak jauh

DoorDash menempatkan robot sebagai bagian dari strategi pengantaran multimoda. Dalam rilisnya, robot ditugaskan untuk perjalanan pendek di kawasan padat, sementara kurir manusia, yang di DoorDash disebut Dasher, tetap menangani pesanan berjarak lebih jauh.

Wakil Presiden DoorDash untuk Asia Pasifik, Simon Rossi, menyampaikan bahwa perusahaan tetap mendukung para Dasher yang menjadi bagian utama platformnya, menurut SmartCompany. Pertanyaan tentang dampak robot terhadap pendapatan kurir tetap akan muncul bila layanan ini meluas, dan sejauh ini belum ada data dari uji coba Gold Coast untuk menjawabnya.

Apa artinya bagi bisnis ritel dan restoran?

Robot pengantar di trotoar belum beroperasi di Indonesia, dan belum ada pengumuman soal rencana ke sini. Meski begitu, uji coba Gold Coast memberi gambaran tentang hal yang perlu disiapkan restoran, toko, dan pengelola kawasan sebelum otomasi pengantaran menjadi pilihan nyata.

Mulai dari kawasan tertutup. Kampus, kompleks rumah sakit, kawasan industri, dan kompleks perkantoran memiliki rute pendek, pengelola tunggal, dan aturan internal sendiri. Lingkungan seperti ini lebih mudah dipakai untuk uji coba dibanding jalan umum. Pengelola kawasan dapat mulai memetakan rute pejalan kaki, titik serah terima, dan tempat pengisian daya.

Rapikan data pesanan lebih dulu. Pengantaran robot hanya dapat berjalan bila sistem pesanan restoran terhubung secara langsung dengan aplikasi pemesanan dan armada. Restoran yang masih mencatat pesanan secara manual perlu memiliki sistem kasir dan dapur yang mengirim status pesanan secara otomatis. Pada tahap ini, solusi manajemen ritel yang menyatukan stok, pesanan, dan laporan penjualan mulai terasa manfaatnya.

Pikirkan perangkat dan pemantauan. Robot adalah perangkat terhubung yang mengirim lokasi, status baterai, dan kondisi kompartemen. Pengelola armada membutuhkan dasbor pemantauan dan jalur bagi supervisor untuk mengambil alih. Prinsip yang sama berlaku untuk loker pintar, kendaraan listrik operasional, atau sensor di gudang, yang semuanya termasuk ranah layanan IoT.

Libatkan warga dan pekerja. Serve dan DoorDash memberi pilihan kepada pelanggan, memasang nomor kontak di setiap robot, dan menjadikan masukan warga sebagai dasar perluasan. Pendekatan serupa penting di Indonesia, tempat trotoar sering dipakai bersama pedagang, pejalan kaki, dan kendaraan. Kurir dan staf restoran juga perlu tahu peran mereka sejak awal.

Hal yang sebaiknya dilakukan dan dihindari saat menguji pengantaran otomatis di kawasan kampus, rumah sakit, atau kawasan industri

Robotika bergerak dari pabrik ke ruang publik secara bertahap. Pada pekan lalu, kami membahas produksi awal robot humanoid Tesla Optimus yang masih difokuskan untuk pekerjaan di pabrik. Robot pengantar Serve menunjukkan sisi lain: tugas sempit, rute pendek, dan banyak dukungan manusia di belakangnya.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah robot Serve bergerak sepenuhnya sendiri?

Robot berjalan secara otonom di trotoar, tetapi setiap robot didukung supervisor jarak jauh yang sudah dilatih. Robot juga menampilkan nomor kontak publik sehingga warga dapat melapor bila ada masalah.

Apakah pelanggan wajib menerima pengantaran robot?

Tidak. Pelanggan DoorDash di kawasan uji coba dapat memilih atau menolak pengantaran robot di aplikasi. Pilihan robot hanya muncul bila restoran yang ikut serta berada di dekat pelanggan dan ada robot yang tersedia.

Apakah layanan ini akan hadir di Indonesia?

Belum ada pengumuman dari Serve maupun DoorDash tentang rencana di Indonesia. Gold Coast adalah pasar pertama Serve di luar Amerika Serikat, dan perluasannya bergantung pada hasil uji coba.

Penutup

Uji coba di Gold Coast menunjukkan bahwa robot pengantar membutuhkan lebih dari robotnya sendiri: sistem pesanan yang terhubung, depo, supervisor jarak jauh, dan dukungan pemerintah kota serta warga. Bagi restoran dan pengelola kawasan di Indonesia, langkah paling realistis saat ini adalah merapikan data pesanan dan perangkat terhubung lebih dulu. Kalau Anda ingin mulai dari sana, tim Merakit siap membantu merancangnya.

Sumber

Ringkasan dalam satu gambar

Simpan atau bagikan ke tim Anda.

Unduh
Infografis ringkasan: Robot Pengantar Makanan DoorDash Mulai Diuji di Australia

Topik

  • Robot Pengantar
  • Ritel dan Restoran
  • Internet of Things
  • Logistik
  • Otomasi

Bagikan artikel ini

Diskusi dengan Tim Merakit

Punya tantangan serupa di organisasi Anda?

Ceritakan kebutuhan Anda. Tim kami bantu memetakan langkah dan solusi yang paling masuk akal, tanpa jargon.