Blog Salesforce
Salesforce Akuisisi Braze Senilai US$5,66 Miliar
Daftar isi· 7 bagian
Salesforce sepakat membeli Braze, platform yang mengirim pesan personal lewat aplikasi seluler, email, SMS, dan WhatsApp. Kesepakatan yang diumumkan pada 20 Oktober 2026 itu bernilai US$47,50 tunai per saham Braze, atau sekitar US$5,66 miliar untuk seluruh perusahaan. Penutupan transaksi ditargetkan pada tahun fiskal 2028 Salesforce.
Isi kesepakatan Salesforce dan Braze
Salesforce (NYSE: CRM) menandatangani perjanjian definitif untuk mengakuisisi Braze (NASDAQ: BRZE), menurut siaran pers Braze. Pemegang saham biasa Braze Kelas A akan menerima US$47,50 tunai per saham. Nilai perusahaan (enterprise value), yaitu ukuran nilai seluruh perusahaan, sekitar US$5,66 miliar.
Penutupan ditargetkan pada tahun fiskal 2028 Salesforce, yang menurut CMSWire dimulai pada Februari 2027. Transaksi masih memerlukan persetujuan pemegang saham Braze dan persetujuan regulator. Sampai saat itu kedua perusahaan berjalan terpisah, dan Braze tetap menjadi perusahaan publik yang mandiri.
Salesforce menyatakan akuisisi tidak mengubah proyeksi keuangan tahun fiskal 2027. Menurut laporan MarketBeat di Yahoo Finance, Robin Washington dari Salesforce menyebut pembelian dibiayai dengan kas dan tidak memerlukan utang. Ia memperkirakan transaksi menambah pertumbuhan, tetapi menekan profitabilitas dalam jangka dekat. Salesforce belum memberi proyeksi tahun fiskal 2028 dan tidak memperbarui target jangka panjangnya.

Cara kerja platform Braze
Braze menyebut dirinya platform keterlibatan pelanggan berbasis cloud untuk interaksi waktu nyata dengan konsumen. Sistemnya mencatat peristiwa yang terjadi di aplikasi atau situs, lalu memicu pesan yang sesuai. Contohnya, pengguna yang membuka keranjang belanja tetapi belum membayar dapat menerima pengingat.
Pesan itu dapat berupa notifikasi dalam aplikasi, umpan konten yang dipersonalisasi, pembaruan langsung di layar ponsel, email, SMS, atau WhatsApp. Lapisan AI bernama BrazeAI mengoptimalkan isi pesan, penawaran, saluran, dan waktu pengiriman, menurut siaran pers tersebut.
Braze melayani sekitar 2.770 pelanggan, antara lain Canva, Dairy Queen, Equinox, Instacart, Urban Outfitters, dan Venmo. Siaran pers tidak menyebut pendapatan Braze.

CEO sekaligus salah satu pendiri Braze, Bill Magnuson, menyatakan: “we’ll continue building as Braze and investing in the Braze community of customers and partners.” Artinya, Braze akan terus membangun produknya dengan nama Braze dan berinvestasi pada pelanggan serta mitranya. Siaran pers tidak menyebut apakah merek dan nama produk bertahan setelah penutupan. Braze akan dimasukkan ke Salesforce Marketing Cloud dengan Magnuson dan pendiri lainnya, Jon Hyman, sebagai pemimpinnya.
Alasan Salesforce dan tanggapan industri
Salesforce menilai mesin keterlibatan waktu nyata dan pengambilan keputusan berbasis AI milik Braze akan melengkapi Agentforce, platform agen AI Salesforce. Braze juga diharapkan memperkuat personalisasi lintas saluran di Marketing Cloud. Patrick Stokes, presiden bidang aplikasi dan pemasaran Salesforce, menggambarkan Braze sebagai platform yang mengubah perilaku pelanggan secara langsung menjadi pesan personal.
CMSWire mengutip tiga eksekutif perusahaan teknologi pemasaran, bukan analis independen. Holly Enneking dari Markup AI menyebut Salesforce membeli salah satu penantang terkuat bagi bisnisnya sendiri, dan menilai hasilnya bergantung pada kemampuan menjaga fokus yang membuat Braze kompetitif. Jeremy Swift, CEO Cordial, berpendapat aktivasi pesan hanya sebaik data di belakangnya. Menurut Swift, bila data dan pengambilan keputusan terpecah di beberapa sistem, agen AI bekerja dengan gambaran yang tidak lengkap.
Sudut pandang lain datang dari MarTech. Medium itu mengingatkan bahwa jika Braze tetap menjadi produk yang sebagian besar terpisah, kesepakatan ini dapat memperluas portofolio Salesforce tanpa menyederhanakan perangkat yang harus dikelola pelanggan. Yang belum terjawab adalah sistem mana yang memegang orkestrasi alur pelanggan, pengiriman pesan, dan profil pelanggan.
Tata kelola pesan otomatis juga menjadi bahan perhatian. Menurut CMSWire, produk yang Braze luncurkan pada Forge 2026, yaitu Decisioning Studio Go, Agentic Standards, Operator Connect, dan Conversational Agents, masih berstatus beta. Braze memperkirakan Decisioning Studio Go dan Agentic Standards tersedia secara umum pada Oktober. Alat swalayan itu menyerahkan tanggung jawab atas batas frekuensi pesan, izin akses, dan aturan pengiriman kepada tim pemasaran. CMSWire mencatat pertanyaan tata kelola tersebut kini meluas ke cara Salesforce mengelola agen Braze berdampingan dengan agen miliknya sendiri. Organisasi yang membiarkan agen AI mengirim pesan ke pelanggan perlu menetapkan batas frekuensi dan alur persetujuan sebelum pengiriman secara tertulis.
Hal yang belum diumumkan
Salesforce belum menerbitkan peta jalan gabungan. Perubahan harga, paket produk, dan nama produk juga belum diumumkan. CMSWire mencatat Braze menarik sinyal dari gudang data cloud milik pelanggan, sehingga pendekatannya paling relevan bagi merek yang menyimpan data pelanggan di luar Salesforce. Belum jelas apakah pendekatan itu bertahan setelah integrasi. Rencana menghubungkan Braze dengan Data 360, Customer 360, dan Agentforce juga belum disertai rincian.
Apa artinya bagi bisnis yang memakai aplikasi dan WhatsApp?
Kesepakatan ini belum menutup, jadi belum ada langkah yang wajib. Namun bisnis yang mengirim pesan ke pelanggan lewat banyak saluran, seperti toko daring, bank, klinik, atau sekolah, dapat memakai jeda ini untuk merapikan fondasinya. Saran berikut bersifat umum dan tidak berasal dari pengumuman kedua perusahaan.

Pertama, petakan alat pengirim pesan yang sudah dipakai: siapa mengirim apa, lewat saluran mana, dan dipicu oleh peristiwa apa. Pemetaan ini memperlihatkan tumpang tindih sebelum vendor mengumumkan peta jalan baru. Kedua, periksa tempat data pelanggan disimpan dan siapa yang memegang profil pelanggan. Organisasi yang menyimpan data di gudang data sendiri memiliki posisi tawar lebih baik saat vendor berubah.
Ketiga, catat persetujuan pengguna per saluran. Pengiriman pesan WhatsApp, SMS, dan notifikasi memakai data pribadi, sehingga harus sejalan dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Pengingat jadwal kontrol di klinik, misalnya, menyentuh data kesehatan yang membutuhkan kehati-hatian lebih.
Keempat, hindari migrasi tergesa. Selama harga, paket, dan jadwal integrasi belum jelas, perpanjangan kontrak jangka pendek memberi ruang untuk menyesuaikan diri. Kelima, minta vendor menyampaikan secara tertulis rencana dukungan dan harga, terutama bila kontrak Anda mendekati masa perpanjangan.
Bagi tim produk, pelajarannya ada pada cara peristiwa aplikasi dicatat. Rancangan pencatatan peristiwa yang rapi, seperti pendaftaran, keranjang ditinggalkan, atau pembayaran selesai, membuat data mudah dipindahkan antarplatform. Topik ini berkaitan dengan analitik data dan pengembangan aplikasi mobile. Untuk toko dan jaringan ritel, lihat juga solusi manajemen ritel, serta bahasan tentang panggilan WhatsApp tanpa akun bagi layanan pelanggan.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa nilai akuisisi Braze oleh Salesforce?
Salesforce membayar US$47,50 tunai per saham Braze Kelas A. Nilai perusahaan sekitar US$5,66 miliar. Menurut laporan MarketBeat, dana berasal dari kas Salesforce.
Kapan akuisisi Braze selesai?
Penutupan ditargetkan pada tahun fiskal 2028 Salesforce, yang dimulai Februari 2027. Waktunya bergantung pada persetujuan pemegang saham Braze dan regulator. Tanggal pasti belum diumumkan.
Apakah pelanggan Braze harus pindah ke Marketing Cloud?
Belum ada pengumuman semacam itu. Magnuson menyatakan Braze akan terus membangun sebagai Braze, dan Salesforce belum mengumumkan perubahan nama, paket, maupun harga produk.
Penutup
Akuisisi Braze menunjukkan seberapa penting pesan yang tepat waktu bagi hubungan dengan pelanggan, sekaligus seberapa bergantung pesan itu pada kualitas data. Selama proses berjalan, bisnis dapat menyiapkan pemetaan alat, catatan persetujuan pengguna, dan pencatatan peristiwa yang rapi. Bila Anda ingin merancang alur data pelanggan atau aplikasi yang siap berpindah platform, tim Merakit dapat membantu lewat layanan analitik data dan pengembangan aplikasi.
Sumber
- Salesforce Signs Definitive Agreement to Acquire Braze, Braze, 20 Oktober 2026
- Formulir 8-K Salesforce, Eksibit 99.1, SEC, 20 Oktober 2026
- Why Is Salesforce Buying Braze and What Happens to Marketing Cloud?, CMSWire, 20 Oktober 2026
- Will Salesforce’s Braze Deal Bring Clarity or Chaos?, MarTech, 20 Oktober 2026
- Salesforce to Buy Braze for $5.66B, Expanding Real-Time AI Marketing, MarketBeat via Yahoo Finance, 20 Oktober 2026