Blog Chip AI
Tenstorrent Dapat US$1,5 Miliar untuk Chip AI Terbuka
Daftar isi· 7 bagian
Pada 19 Oktober 2026, Tenstorrent mengumumkan pendanaan Seri E senilai US$1,5 miliar dengan valuasi pascapendanaan US$6,2 miliar. Perusahaan pembuat chip AI berbasis RISC-V ini akan memakai dana tersebut untuk memproduksi server Galaxy dalam jumlah besar dan memperluas bisnisnya ke berbagai negara.
Apa yang diumumkan Tenstorrent
Menurut siaran pers Tenstorrent, putaran ini dipimpin Trace Capital dan Innovation X. Investor lain yang disebut antara lain ARK Invest, Fidelity Management & Research Company, Morgan Stanley, Sandisk, T. Rowe Price, Tether Investments, dan XTX Markets. Pemegang saham lama yang disebut dalam profil perusahaan mencakup Bezos Expeditions, Samsung, LG Electronics, dan Hyundai Motor Group.
Subjudul siaran pers menyebut dana ditujukan untuk produksi massal dan ekspansi komersial global. Rinciannya, perusahaan akan menempatkan server Galaxy dalam skala besar, terus melayani model open-weight (model AI yang bobot parameternya dapat diunduh dan dijalankan sendiri) untuk bahasa dan pembuatan video, serta mengembangkan kekayaan intelektual CPU dan AI yang dilisensikan kepada pelanggan. Unite.ai dan Seeking Alpha lewat TradingView memuat rincian yang sama.
CEO Jim Keller, yang menurut perusahaan merancang chip Apple A4 dan A5, AMD Zen, serta chip Full Self-Driving Tesla, merangkum strateginya dalam satu kalimat: “We built one architecture and sell it at every size.” Siaran pers tidak memuat angka pendapatan, jumlah pelanggan, atau hasil uji kinerja. Klaim bahwa latensi dan throughput sistemnya “industry-leading” adalah klaim perusahaan tanpa data pembanding.
Apa yang dijual Tenstorrent
Tenstorrent menjual komputasi AI dalam beberapa ukuran: kartu tunggal, workstation, rak, superkluster, hingga IP kustom. Produk yang disorot dalam pengumuman ini adalah server Galaxy. Spesifikasi dan harganya tidak dirinci dalam sumber yang kami baca, sehingga keduanya belum diumumkan.
Bisnis kedua adalah lisensi. Tenstorrent melisensikan TT-Ascalon, CPU berbasis RISC-V, dan inti AI Tensix kepada perancang chip. RISC-V adalah standar terbuka untuk set instruksi prosesor, sehingga perancang chip dapat memakainya tanpa bergantung pada arsitektur tertutup. Samsung dan LG disebut sebagai pihak yang melisensikan CPU dan inti AI tersebut. Unite.ai menulis bahwa sasaran perusahaan mencakup perancang chip, pihak berdaulat (sovereign players), dan platform inferensi.

Perangkat lunaknya bersifat sumber terbuka. Menurut Unite.ai, tumpukan perangkat lunak itu memungkinkan pengembang menjalankan model terdepan secara lokal dan memungkinkan perusahaan memasang model di infrastrukturnya sendiri. Bagi organisasi dengan data sensitif, kemampuan memasang di lokasi sendiri membuat kabar ini relevan.
Dalam siaran pers yang sama, investor Protagonist menyebut hasil pembuatan video Tenstorrent melampaui tolok ukur industri. Pernyataan itu tanpa angka dan belum diuji pihak independen sejauh yang kami temukan.
Valuasi dan kabar akuisisi sebelumnya
Pada Desember 2024, Tenstorrent menutup Seri D lebih dari US$693 juta dengan valuasi pra-pendanaan US$2 miliar, menurut Unite.ai. Angka itu tidak dapat dibandingkan langsung dengan valuasi pascapendanaan US$6,2 miliar yang diumumkan sekarang, karena keduanya menghitung nilai pada titik yang berbeda. Yang jelas, nilai perusahaan naik tajam dalam waktu kurang dari dua tahun.
Sepanjang 2026, Tenstorrent juga menjadi sasaran minat pembeli. Pada Mei, Bloomberg melaporkan, sebagaimana dikutip Proactive lewat Yahoo Finance, bahwa Intel menunjukkan minat awal untuk mengakuisisi Tenstorrent dan bahwa perusahaan itu berbicara dengan Intel maupun Qualcomm. Dalam transaksi semacam itu, nilai Tenstorrent dapat melampaui US$5 miliar. Menurut laporan yang sama, Tenstorrent belum berkomitmen pada transaksi apa pun. Seeking Alpha mencatat bahwa pada Juni Keller menyatakan perusahaan tidak berada dalam pembicaraan akuisisi dengan Qualcomm.

Pendanaan Seri E menunjukkan bahwa perusahaan ini, setidaknya untuk saat ini, tetap berjalan sebagai perusahaan independen. Pengumuman itu sendiri tidak menyinggung soal akuisisi.
Seri D pada 2024 dipimpin Samsung Securities dan AFW Partners, dengan Barclays sebagai agen penempatan tunggal, menurut Unite.ai. Perusahaan yang berkantor pusat di Santa Clara ini juga memiliki kantor di Austin, Toronto, Belgrade, Tokyo, dan Bangalore, sehingga pengembangan dan penjualannya tersebar di beberapa benua.
Apa artinya bagi organisasi Anda?
Sebagian besar organisasi di Indonesia tidak akan membeli server Galaxy dalam waktu dekat. Sumber yang kami baca tidak menyebut ketersediaan, mitra penjualan, atau harga di Indonesia. Meski begitu, arah pasarnya layak diperhatikan oleh dinas, bank daerah, rumah sakit, dan perusahaan yang menyimpan data sensitif.
Pertama, pilihan perangkat keras AI bertambah. Seperti dibahas dalam artikel tentang chip Maia 300 dari Microsoft, penyedia cloud besar membuat chip sendiri untuk menekan biaya. Tenstorrent menawarkan jalur lain: sistem yang dapat dipasang di pusat data milik organisasi sendiri, dengan perangkat lunak terbuka. Persaingan semacam ini cenderung memberi organisasi posisi tawar yang lebih baik, meski dampaknya pada harga baru terlihat dalam beberapa tahun.
Kedua, menjalankan model AI di lokasi sendiri kembali menjadi opsi yang masuk akal. Instansi yang terikat aturan pelindungan data pribadi dan kebijakan kedaulatan data kerap perlu memastikan data tidak keluar dari lingkungannya. Pemrosesan di infrastruktur sendiri menjawab kebutuhan itu, tetapi membawa biaya listrik, pendinginan, dan tenaga ahli. Pertimbangan serupa dihadapi pemerintah daerah, seperti dibahas dalam artikel tentang pusat data daerah Lamongan.
Ketiga, jangan memilih berdasarkan klaim vendor. Sampai ada pengujian independen, angka latensi dan throughput dari Tenstorrent, seperti klaim vendor chip lain, perlu diperiksa dengan beban kerja Anda sendiri.

Satu hal lagi yang perlu diperiksa adalah perangkat lunaknya. Perangkat keras yang cepat tidak banyak berguna bila model dan pustaka yang Anda pakai belum didukung. Tanyakan model apa saja yang sudah dapat dijalankan di sistem itu, bagaimana pembaruannya dikelola, dan siapa yang memberi dukungan teknis di Indonesia.
Langkah praktisnya sederhana. Catat model dan beban kerja AI yang Anda jalankan sekarang, hitung biaya per tugas di cloud, lalu bandingkan dengan perkiraan biaya pemasangan di lokasi sendiri. Minta vendor menguji model Anda, bukan model contoh, dan pastikan perangkat lunak yang dipakai dapat dipindahkan ke penyedia lain bila diperlukan. Tim cloud computing dan kecerdasan buatan Merakit dapat membantu menyusun perbandingan biaya semacam ini.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa itu Tenstorrent?
Tenstorrent adalah perusahaan chip AI yang dipimpin Jim Keller. Perusahaan ini menjual sistem komputasi AI, dari kartu tunggal hingga superkluster, serta melisensikan CPU RISC-V dan inti AI kepada perancang chip lain.
Apakah server Galaxy tersedia di Indonesia?
Sumber yang kami baca tidak menyebut ketersediaan atau harga di Indonesia. Pengumuman ini berfokus pada produksi massal dan ekspansi komersial global, tanpa daftar negara. Organisasi di Indonesia yang tertarik sebaiknya menghubungi vendor langsung untuk menanyakan mitra penjualan, jadwal pengiriman, dan dukungan teknis setempat.
Apakah Tenstorrent sudah dibeli Intel atau Qualcomm?
Belum. Bloomberg melaporkan pada Mei 2026 bahwa Intel dan Qualcomm sempat berbicara dengan perusahaan ini, tetapi tidak ada transaksi yang diumumkan. Pada 19 Oktober 2026, Tenstorrent justru mengumumkan pendanaan Seri E.
Penutup
Pendanaan Tenstorrent menandai bertambahnya pemain di pasar chip AI, dengan pendekatan terbuka yang menarik bagi organisasi yang ingin mengelola AI di infrastruktur sendiri. Klaim kinerjanya masih perlu dibuktikan lewat pengujian independen. Bila organisasi Anda sedang menimbang pilihan infrastruktur AI, silakan hubungi kami untuk berdiskusi.
Sumber
- Tenstorrent, “Tenstorrent Announces a $1.5B Series E at a $6.2B Valuation” (19 Oktober 2026)
- Unite.ai, “Tenstorrent Raises $1.5B Series E at $6.2B Valuation to Scale AI Compute” (19 Oktober 2026)
- Seeking Alpha lewat TradingView, “Tenstorrent raises $1.5B Series E funding round at $6.2B valuation” (19 Oktober 2026)
- Proactive lewat Yahoo Finance, “Intel shares rise on reports of Tenstorrent acquisition talks” (20 Mei 2026)