Blog Industri Gim

Revisi Perpres Industri Gim Siapkan Insentif Studio Lokal

Ditulis oleh Merakit Indonesia

7 menit baca

Revisi Perpres Industri Gim Siapkan Insentif Studio Lokal
Daftar isi· 8 bagian
  1. 1Kemenekraf menyiapkan rekomendasi insentif
  2. 2Harga chip dan RAM menekan pengembang
  3. 3Pendapatan besar, porsi pengembang kecil
  4. 4Kerja sama Tencent dan pertemuan IGDX 2026
  5. 5Apa artinya bagi studio gim lokal?
  6. 6Pertanyaan yang sering muncul
  7. 7Penutup
  8. 8Sumber

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menyiapkan revisi Perpres Nomor 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional agar memuat ketentuan insentif bagi investor dan studio gim lokal. Rencana ini muncul ketika riset terbaru menunjukkan bahwa pengembangan dan penerbitan gim baru menyumbang 7 persen dari pendapatan industri gim Indonesia.

Kemenekraf menyiapkan rekomendasi insentif

Rencana revisi disampaikan Direktur Gim Kemenekraf, Luat Sihombing, dalam sesi peluncuran laporan riset Tencent di World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta. Menurut ANTARA, perubahan terbesar dalam revisi itu adalah rekomendasi kebijakan insentif untuk mendukung investasi, membantu studio dalam negeri tumbuh dan memperoleh modal, serta menarik investasi asing.

Perpres yang berlaku saat ini sebenarnya sudah menyebut insentif sebagai salah satu strategi percepatan. Namun, seperti dilaporkan Katadata, aturan itu belum merinci bentuk insentifnya. Revisi diharapkan mengatur mekanisme insentif untuk dua sasaran, yaitu investor dan studio gim lokal.

Revisi juga akan memuat ketentuan pemanfaatan kekayaan intelektual (IP) gim. Kemenekraf ingin kementerian, lembaga, dan BUMN lebih sering memakai IP gim lokal. Saat ini pemerintah masih mengumpulkan masukan dari pengembang dan pelaku industri lain.

Prosesnya masih cukup panjang. Luat menargetkan rekomendasi insentif siap tahun depan. Setelah itu, Kemenekraf berencana membahasnya dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Jenis, besaran, dan syarat penerima insentif belum diumumkan.

Harga chip dan RAM menekan pengembang

Alasan yang disebut Kemenekraf cukup konkret. “Harga chip dan RAM sedang naik dua tahun terakhir, jadi ini berdampak pada pengembangan gim,” kata Luat seperti dikutip Katadata. Studio gim membutuhkan komputer berspesifikasi tinggi untuk membuat aset grafis, menyusun build, dan menguji gim di banyak perangkat, sehingga kenaikan harga komponen langsung terasa di anggaran.

Tekanan harga memori ini juga terlihat di pasar perangkat konsumen, seperti yang kami bahas dalam artikel tentang pengiriman ponsel global yang turun akibat krisis memori. Bagi studio kecil, biaya perangkat keras yang naik dapat memperlambat produksi atau memaksa tim menunda pembelian perangkat uji.

Pendapatan besar, porsi pengembang kecil

Data pendukung datang dari laporan Tencent dan Access Partnership berjudul The Video Game Industry: Unlocking the Next Level of Economic and Social Development in Southeast Asia. Laporan ini dirilis di WCCE 2026 dan mencakup lima negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Singapura.

Menurut ANTARA, industri gim Indonesia mencatat pendapatan 1,3 miliar dolar AS, sekitar Rp23 triliun, pada 2025. Industri ini menopang 257.400 lapangan kerja dan menyumbang 0,12 persen produk domestik bruto (PDB).

Komposisi pendapatannya menunjukkan masalah yang ingin diatasi pemerintah. Perangkat keras dan periferal menyumbang 47 persen, esports 24 persen, dan ritel 22 persen. Pengembangan dan penerbitan gim, yaitu pekerjaan inti studio, hanya menyumbang 7 persen.

Grafik batang komposisi pendapatan industri gim Indonesia 2025: perangkat keras dan periferal 47 persen, esports 24 persen, ritel 22 persen, pengembangan dan penerbitan gim 7 persen

Dengan kata lain, sebagian besar uang yang berputar di industri gim Indonesia mengalir ke penjualan perangkat, turnamen, dan toko, sedangkan studio yang membuat gim mendapat bagian kecil. Laporan itu memproyeksikan kontribusi industri gim Indonesia dapat mencapai 3,3 miliar dolar AS, sekitar Rp59 triliun, dengan 476.600 lapangan kerja pada 2030. Angka ini berlaku untuk skenario percepatan, yaitu bila pemerintah mengambil langkah kebijakan yang terarah.

Di tingkat kawasan, Access Partnership mencatat pendapatan industri gim di lima negara tersebut mencapai 9,1 miliar dolar AS pada 2025, dengan sekitar 646.800 lapangan kerja. Indonesia dan Thailand masing-masing memegang 21 persen kontribusi kawasan, di belakang Malaysia dengan 31 persen.

Laporan itu juga memberi tiga rekomendasi. Pertama, akses pembiayaan yang lebih luas bagi studio lokal melalui hibah prototipe, pendanaan bersama, dan pinjaman berbunga rendah. Kedua, proses pendaftaran, penilaian, dan pembiayaan IP yang lebih sederhana. Ketiga, penyiapan talenta yang terhubung dengan kebutuhan industri dan pasar internasional.

Kerja sama Tencent dan pertemuan IGDX 2026

Di sela WCCE 2026, Kemenekraf dan Tencent menandatangani nota kesepahaman pada 21 Oktober 2026. Menurut Esports.id, kerja sama tiga tahun ini mencakup pengembangan IP lokal, pelatihan talenta seperti desain gim, monetisasi IP, AI, komputasi awan, dan keamanan siber, serta pemanfaatan gim dan esports untuk ekonomi kreatif. Mekanisme pelaksanaan dan prioritas programnya masih dibahas kedua pihak.

Pada pekan yang sama, Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2026 berlangsung pada 21 hingga 23 Oktober di Bali Beach Convention, Sanur. Acara yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Asosiasi Game Indonesia ini menjadi bagian dari Bali Tech Week 2026, yang agendanya kami ulas dalam artikel Bali Tech Week 2026.

Gimbot mencatat IGDX 2026 mempertemukan studio gim dengan 66 penerbit serta investor dari 31 negara, serta 543 pemegang Business Pass yang mengikuti pertemuan bisnis. Jumlah studionya dilaporkan berbeda oleh media, yaitu 244 dan 339 studio. Nilai investasi dan jumlah kontrak penerbitan yang lahir dari acara ini belum diumumkan.

Apa artinya bagi studio gim lokal?

Insentif baru kemungkinan belum dapat dinikmati dalam waktu dekat. Namun, masa penyusunan aturan adalah waktu yang tepat bagi studio untuk menyiapkan diri dan menyampaikan kebutuhannya. Beberapa langkah berikut dapat dimulai sekarang.

Empat langkah bagi studio gim lokal: rapikan dokumen IP, sampaikan masukan, hitung biaya perangkat, dan siapkan data kinerja gim

  1. Rapikan dokumen IP. Revisi aturan dan laporan Tencent sama-sama menyoroti pemanfaatan dan pembiayaan IP. Catat kepemilikan karakter, cerita, kode, dan aset grafis, termasuk perjanjian dengan pekerja lepas, agar IP siap dinilai bila skema pembiayaan berbasis IP dibuka.
  2. Sampaikan masukan selagi aturan disusun. Kemenekraf menyatakan sedang mengumpulkan masukan dari pengembang. Asosiasi industri dapat menjadi saluran untuk menyampaikan kebutuhan yang paling mendesak, misalnya pembiayaan prototipe atau keringanan biaya perangkat.
  3. Hitung ulang biaya perangkat keras. Dengan harga chip dan RAM yang naik, bandingkan biaya membeli komputer baru dengan menyewa kapasitas cloud untuk pekerjaan berat yang tidak berlangsung setiap hari, seperti menyusun build atau menguji beban server gim daring. Pola ini sering lebih hemat untuk kebutuhan yang naik turun.
  4. Siapkan data kinerja gim. Investor dan pemberi pinjaman biasanya meminta angka unduhan, pengguna aktif, retensi, dan pendapatan. Studio yang sudah mengumpulkan data ini secara rapi akan lebih mudah mengajukan pendanaan.

Untuk gim daring dan gim seluler, keputusan teknis sejak awal juga memengaruhi biaya jangka panjang. Server permainan, penyimpanan data pemain, dan sistem pembaruan perlu dirancang agar dapat bertambah kapasitasnya saat jumlah pemain naik. Tim Merakit membantu kebutuhan seperti ini lewat layanan komputasi awan dan pengembangan aplikasi mobile.

Bagi pemerintah daerah dan BUMN, rencana pemakaian IP gim lokal membuka peluang kerja sama baru. Gim edukasi untuk sosialisasi program atau kampanye layanan publik dapat dipesan dari studio dalam negeri, asalkan kebutuhan, target pemain, dan cara mengukur hasilnya disusun dengan jelas sejak awal.

Pertanyaan yang sering muncul

Kapan insentif industri gim mulai berlaku?

Belum ada tanggal pasti. Kemenekraf menargetkan rekomendasi insentif siap tahun depan, lalu akan membahasnya dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Insentif baru berlaku setelah revisi Perpres disahkan.

Siapa yang dapat menerima insentif?

Menurut Katadata, insentif ditujukan untuk investor dan studio gim lokal. Syarat penerima, jenis insentif, dan besarannya belum diumumkan.

Berapa nilai industri gim Indonesia saat ini?

Laporan Tencent dan Access Partnership mencatat pendapatan industri gim Indonesia sebesar 1,3 miliar dolar AS pada 2025 dengan 257.400 lapangan kerja. Pada skenario percepatan, kontribusinya diproyeksikan mencapai 3,3 miliar dolar AS pada 2030.

Penutup

Revisi Perpres 19/2024 menjadi kesempatan untuk menggeser porsi pendapatan industri gim ke arah studio yang membuat gimnya. Hasilnya bergantung pada rincian insentif yang belum diumumkan, tetapi studio dapat mulai menyiapkan IP, data, dan infrastruktur dari sekarang. Jika tim Anda sedang merancang gim daring atau aplikasi pendampingnya, Merakit Indonesia siap membantu menyusun arsitektur teknisnya.

Sumber

Ringkasan dalam satu gambar

Simpan atau bagikan ke tim Anda.

Unduh
Infografis ringkasan: Revisi Perpres Industri Gim Siapkan Insentif Studio Lokal

Topik

  • Industri Gim
  • Ekonomi Kreatif
  • Kebijakan Digital
  • Komputasi Awan
  • Studio Lokal

Bagikan artikel ini

Diskusi dengan Tim Merakit

Punya tantangan serupa di organisasi Anda?

Ceritakan kebutuhan Anda. Tim kami bantu memetakan langkah dan solusi yang paling masuk akal, tanpa jargon.