Blog Keuangan Digital

Tokenized Deposit Hong Kong Kini Bisa Ditransfer 24 Jam

Ditulis oleh Alfina Putri

8 menit baca

Tokenized Deposit Hong Kong Kini Bisa Ditransfer 24 Jam
Daftar isi· 7 bagian
  1. 1HKMA membuka penyelesaian 24 jam untuk tokenized deposit
  2. 2Transfer Ant International lewat WhaleRTP
  3. 3Cara kerja tokenized deposit
  4. 4Apa artinya bagi bank dan perusahaan di Indonesia?
  5. 5Pertanyaan yang sering muncul
  6. 6Penutup
  7. 7Sumber

Transfer tokenized deposit antarbank di Hong Kong kini dapat diselesaikan 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) mengumumkan perubahan itu pada 2 November 2026 lewat program EnsembleTX. Pada pekan yang sama, Ant International melaporkan transfer dolar Hong Kong antarbank yang tiba dalam waktu lima menit sejak instruksi dikirim.

Tokenized deposit adalah simpanan bank biasa yang dicatat dalam bentuk token di buku besar berbasis blockchain. Uangnya tetap simpanan nasabah di bank berizin. Bedanya terletak pada cara uang itu berpindah: lebih cepat, dapat diprogram, dan kini tidak lagi bergantung pada jam operasional sistem pembayaran.

HKMA membuka penyelesaian 24 jam untuk tokenized deposit

EnsembleTX adalah tahap uji coba dari Project Ensemble, inisiatif HKMA untuk menguji tokenisasi di sektor keuangan Hong Kong. Dalam siaran pers 2 November 2026, HKMA menyatakan EnsembleTX kini mendukung penyelesaian antarbank untuk transaksi tokenized deposit memakai uang bank sentral yang juga berbentuk token (tokenised Central Bank Money). Penyelesaian itu berjalan 24/7, sehingga peserta dapat menuntaskan transaksi di luar jam operasional biasa.

Jumlah bank peserta kini menjadi 12, sedangkan perusahaan perintis (industry pioneers) yang ikut menguji menjadi 20. Para perintis itu memakai tokenized deposit untuk dua keperluan utama: mengelola kas perusahaan dan bertransaksi reksa dana pasar uang yang sudah ditokenisasi.

Kepala Eksekutif HKMA Eddie Yue menyebut Project Ensemble telah beralih dari tahap eksperimen ke tahap yang berfokus pada komersialisasi aplikasi tokenisasi di Hong Kong. Kepala Eksekutif Securities and Futures Commission (SFC) Julia Leung menambahkan bahwa tokenized deposit kini dapat dipakai untuk transaksi sepanjang waktu, termasuk perdagangan sekunder reksa dana tertokenisasi di platform berizin.

Langkah ini adalah kelanjutan dari peluncuran EnsembleTX pada 13 November 2025. Saat itu, penyelesaian antarbank masih berjalan lewat sistem Real Time Gross Settlement (RTGS) dolar Hong Kong. HKMA sudah menyatakan bahwa uji coba akan berlangsung sepanjang 2026 dan ditingkatkan bertahap ke penyelesaian 24/7 dengan uang bank sentral tertoken. Pengumuman 2 November menandai tahap itu tercapai.

Linimasa Project Ensemble HKMA: Ensemble Sandbox Agustus 2024, EnsembleTX dimulai November 2025, transfer Ant International September hingga Oktober 2026, dan penyelesaian tokenized deposit 24/7 pada 2 November 2026

Transfer Ant International lewat WhaleRTP

Ant International, perusahaan teknologi keuangan yang terlibat di Project Ensemble sejak 2024, menjadi salah satu perintis pertama yang memakai jalur baru ini. Dalam siaran pers yang dirilis lewat Business Wire pada 2 November 2026 waktu Amerika Serikat, perusahaan itu menyatakan telah menjalankan transaksi antarbank dalam dolar Hong Kong antara September dan Oktober 2026. Bank yang terlibat adalah Bank of China (Hong Kong) atau BOCHK, China Construction Bank (Asia), dan HSBC.

Transaksi dikirim lewat WhaleRTP, platform penyelesaian wholesale berbasis blockchain milik Ant International, lalu diselesaikan dengan uang bank sentral HKMA. Menurut TNGlobal dan The Paypers, setiap transfer berpindah dari instruksi pembayaran sampai dana diterima secara final dalam waktu lima menit.

Ant International menyebut beberapa manfaat yang dirasakannya: eksekusi transaksi otomatis, akses likuiditas sepanjang waktu, dan pengelolaan kas secara langsung di Hong Kong. Perusahaan juga mengklaim cara ini mengurangi ketergantungan pada pre-funding dan menurunkan modal kerja yang harus ditahan. Angka penghematannya tidak diumumkan, dan klaim itu belum diuji pihak independen.

Pre-funding atau dana talangan adalah uang yang disiapkan lebih dulu di rekening bank tujuan agar pembayaran dapat dilakukan tanpa menunggu transfer masuk. Perusahaan yang punya rekening di banyak bank biasanya menyimpan saldo cadangan di setiap rekening, terutama menjelang akhir pekan dan hari libur. Bila transfer antarbank dapat tuntas dalam hitungan menit kapan saja, kebutuhan saldo cadangan itu dapat dikurangi.

Ini bukan transaksi pertama Ant International di EnsembleTX. Pada 13 November 2025, HSBC memindahkan tokenized deposit senilai HKD3,8 juta milik Ant International ke dompet perusahaan itu di bank domestik lain. HSBC menyebutnya sebagai salah satu transaksi pertama di EnsembleTX.

Langkah berikutnya: treasury yang dijalankan agen AI

Ant International berencana menjadikan EnsembleTX dasar untuk apa yang disebutnya agentic treasury, yaitu pengelolaan kas perusahaan yang keputusannya diambil dan dijalankan oleh agen AI. Kelvin Li, General Manager Platform Tech dan Senior Vice President Ant International, mengatakan, “EnsembleTX has laid the groundwork for agentic treasury.”

Dalam rencana itu, mesin AI FalconTST milik Ant International memberi analisis secara langsung, sementara WhaleRTP menjalankan penyelesaiannya. Keputusan dan eksekusi berjalan dalam alur otomatis tanpa menunggu jam kerja bank. Ant International belum mengumumkan jadwal maupun batasan kewenangan agen AI tersebut.

Cara kerja tokenized deposit

Dalam transfer antarbank biasa, bank pengirim mengurangi saldo nasabah di sistem intinya, lalu mengirim instruksi lewat sistem pembayaran nasional. Bank penerima menambah saldo nasabah setelah dana antarbank diselesaikan di bank sentral. Proses ini mengikuti jam operasional sistem tersebut.

Pada tokenized deposit, saldo nasabah juga dicatat sebagai token di buku besar blockchain. Pemindahan token antarbank berjalan lewat lapisan penghubung yang menyambungkan sistem tiap bank. Di EnsembleTX, penyelesaian antarbanknya kini memakai uang bank sentral tertoken, sehingga transaksi dapat tuntas kapan pun.

HSBC, yang meluncurkan Tokenised Deposit Service untuk klien korporat di Hong Kong pada Mei 2025, menyebut empat manfaat utama: tersedia 24/7, biaya lebih rendah, kebutuhan modal kerja berkurang, dan dapat diprogram. Sifat terakhir berarti perusahaan dapat memicu pembayaran langsung dari sistemnya sendiri berdasarkan aturan bisnis yang ditetapkan, misalnya membayar pemasok begitu barang diterima gudang.

Perbedaannya dengan stablecoin

Tokenized deposit sering disamakan dengan stablecoin karena keduanya berbentuk token bernilai tetap. Perbedaannya ada pada penerbit dan isi klaimnya. Tokenized deposit diterbitkan bank berizin dan mewakili simpanan nasabah, sehingga berada di bawah pengawasan regulator perbankan. Stablecoin umumnya diterbitkan perusahaan nonbank dan mewakili klaim atas cadangan yang dikelola penerbitnya, dengan aturan yang berbeda di tiap negara.

Tabel perbandingan tokenized deposit dan stablecoin berdasarkan penerbit, isi token, pengawas utama, dan pemakaiannya di EnsembleTX

Bagi bank, perbedaan ini penting. Tokenized deposit memungkinkan bank menawarkan kecepatan dan kemampuan pemrograman ala blockchain tanpa memindahkan dana nasabah keluar dari neraca bank. Kami pernah membahas sisi lain tokenisasi, yaitu layanan tokenisasi sekuritas DTCC, yang menyasar efek. EnsembleTX menyasar uang yang dipakai untuk membayar efek dan kebutuhan kas perusahaan.

Apa artinya bagi bank dan perusahaan di Indonesia?

Hong Kong adalah salah satu pusat keuangan utama di Asia. Perusahaan Indonesia yang punya anak usaha, rekening, atau mitra dagang di sana dapat lebih dulu merasakan perubahan cara bank memindahkan dana. Bagi tim keuangan di dalam negeri, ada beberapa langkah yang dapat disiapkan tanpa harus menunggu aturan baru.

Pertama, petakan arus kas yang paling sering tertahan jam layanan. Contohnya transfer antarentitas grup di akhir pekan, pembayaran pemasok luar negeri, atau saldo cadangan yang disimpan di beberapa bank. Dari pemetaan itu, terlihat berapa banyak modal kerja yang terikat hanya karena menunggu jam operasional.

Kedua, rapikan integrasi antara sistem ERP, sistem treasury, dan layanan perbankan. Pembayaran yang dapat diprogram hanya berguna bila data faktur, penerimaan barang, dan persetujuan sudah tercatat rapi dan dapat dibaca sistem lewat API. Tim yang membangun solusi layanan keuangan perlu memastikan setiap pembayaran otomatis tetap meninggalkan jejak audit yang jelas.

Ketiga, tetapkan batas otomasi sejak awal. Gagasan agentic treasury yang diusung Ant International menarik, tetapi organisasi tetap perlu aturan tentang nilai maksimal yang boleh dieksekusi tanpa persetujuan manusia, pihak yang menyetujui pengecualian, dan cara menghentikan alur bila terjadi kesalahan.

Empat langkah persiapan bagi bank dan perusahaan: petakan arus kas, rapikan integrasi, atur batas otomasi, dan ikuti arah Bank Indonesia lewat Proyek Garuda

Posisi Indonesia lewat Proyek Garuda

Di Indonesia, eksplorasi serupa berjalan lewat Proyek Garuda milik Bank Indonesia. Dalam siaran pers 13 Desember 2024, BI menyatakan telah menyelesaikan proof of concept tahap pertama Rupiah Digital, yaitu wholesale cash ledger atau buku besar kas untuk transaksi antarlembaga. Pengujian memakai teknologi distributed ledger dan, menurut BI, mampu memenuhi seluruh skenario uji, termasuk interoperabilitas dengan sistem pembayaran yang ada.

BI belum mengumumkan jadwal tokenized deposit rupiah atau penyelesaian 24/7 dengan uang bank sentral tertoken. Karena itu, langkah paling realistis bagi bank dan perusahaan di Indonesia adalah memahami teknologinya, memantau hasil uji coba di Hong Kong, dan mengikuti arah kebijakan BI sebelum berinvestasi besar. Untuk bank dan lembaga keuangan yang ingin menguji buku besar terdistribusi di lingkungan terbatas, tim pengembangan blockchain dapat membantu menyusun purwarupa yang terhubung dengan sistem inti.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah tokenized deposit sama dengan mata uang kripto?

Tidak. Tokenized deposit adalah simpanan di bank berizin yang dicatat dalam bentuk token. Nilainya sama dengan simpanan biasa dalam mata uang yang sama, misalnya dolar Hong Kong, dan diawasi regulator perbankan. Mata uang kripto seperti bitcoin tidak diterbitkan bank dan nilainya berfluktuasi.

Apakah nasabah perorangan di Hong Kong sudah dapat memakainya?

Menurut HKMA, penggunaan di EnsembleTX saat ini berfokus pada pengelolaan kas perusahaan dan transaksi reksa dana pasar uang tertokenisasi. Program ini juga masih berstatus uji coba terkendali dengan transaksi bernilai nyata, dan sumber resmi tidak menyebut layanan untuk nasabah perorangan.

Apakah Indonesia akan memakai sistem serupa?

Belum ada pengumuman resmi. Bank Indonesia sudah menguji buku besar kas wholesale Rupiah Digital lewat Proyek Garuda, tetapi belum mengumumkan jadwal tokenized deposit atau penyelesaian antarbank 24/7 dengan uang bank sentral tertoken.

Penutup

Pengumuman HKMA dan transaksi Ant International menunjukkan tokenized deposit sudah dipakai untuk memindahkan dana bernilai nyata antarbank, kapan pun, dalam hitungan menit. Perubahan terbesarnya ada di belakang layar: cara perusahaan mengelola kas, menyiapkan dana talangan, dan mengotomatiskan pembayaran. Jika organisasi Anda ingin menilai kesiapan sistem keuangan untuk pembayaran yang dapat diprogram, tim Merakit siap berdiskusi.

Sumber

Ringkasan dalam satu gambar

Simpan atau bagikan ke tim Anda.

Unduh
Infografis ringkasan: Tokenized Deposit Hong Kong Kini Bisa Ditransfer 24 Jam

Topik

  • Keuangan Digital
  • Blockchain
  • Tokenized Deposit
  • Perbankan
  • Treasury Perusahaan

Bagikan artikel ini

Diskusi dengan Tim Merakit

Punya tantangan serupa di organisasi Anda?

Ceritakan kebutuhan Anda. Tim kami bantu memetakan langkah dan solusi yang paling masuk akal, tanpa jargon.